Jakarta, Kongpaz.com –Belakangan ini, nama CEO beberapa perusahaan media digital, Kafka, ramai diperbincangkan di media sosial setelah dikaitkan dengan sejumlah artis papan atas dalam isu hubungan asmara. Melalui pernyataan resmi yang disampaikan oleh salah satu karyawan Kachoo, Logan, Kafka dengan tegas membantah seluruh rumor tersebut.
"Iya, jadi Mas Kafka tuh lagi mengirim pesan di grup chat kantor, dia juga menghubungi saya untuk ngabarin kalau udah sampai di bandara. Minta tolong buat dijemput. Jadi yang dihubungi itu bukan orang lain ya, melainkan saya sendiri. Untuk bagian yang dibilang senyum-senyum lihat ponsel juga menurut saya itu hanya dibuat untuk manasin keadaan aja. Orang mas Kafka pakai masker kok itu... ga keliatan senyum atau engganya kan? Dari itu aja udah ketahuan kalau berita ini dilebih-lebihkan," ujar Logan saat ditemui.
Logan menambahkan bahwa Kafka dikenal sebagai pribadi yang sibuk kerja dan sulit menemukan waktu untuk berkencan. Menurutnya, karena belakangan nama Kafka makin disorot publik, kebiasaan bermain ponsel bisa dianggap janggal dan dipelintir jadi rumor kencan.
"Ini jatuhnya pencemaran nama baik sih karena banyak yang disebut, jadi membentuk citra buruk seakan Mas Kafka ini deket sama banyak perempuan, Mas Kafka itu pribadi yang sibuk kerja sepertinya gaada waktu untuk kencan ya..." tegas Logan.
Ningrum, salah satu karyawan Kachoo juga angkat bicara. Dengan nada tegas ia menyatakan, "ini tuh ke absahan beritanya bisa di pertanggung jawabkan ngga? kok bisa ya tiba-tiba berasumsi begitu, ini tuh bisa di tuntut loh! Menyebarkan berita palsu!"
Bukan kali pertama nama pengusaha muda ini menjadi target gosip. Namun, kali ini pihak Kafka dikabarkan akan menempuh jalur hukum. Rencana gugatan akan diajukan terhadap portal Dispagz yang pertama kali mempublikasi foto tanpa izin dan menyebarkan narasi palsu mengenai kehidupan pribadinya.
"This is a serious matter. Kafka considers this a clear violation of his privacy, particularly as the photos were taken without consent and framed with sensational headlines. We have collected the necessary evidence and are prepared to take legal action, including civil claims and defamation charges," ujar Karl, pengacara Kafka. Mengatakan bahwa ini masalah yang serius. Kafka merasa privasinya dilanggar, apalagi foto diambil tanpa persetujuan dan diberi judul sensasional. Tim legalnya juga sudah mengumpulkan bukti dan akan menggugat, baik secara perdata maupun pencemaran nama baik.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dispagz belum memberikan tanggapan resmi. Namun publik di media sosial sudah ramai menyoroti nasib portal tersebut yang berpotensi menghadapi gugatan besar.
Komentar
20.5k+